Belakangan ini saya sedang senang browsing dengan niat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang master. Jenjang master yang saya minati adalah master pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus. Setelah mencari di mesin pencari ke sekolah-sekolah pasca sarjana yang ada di Jakarta dan Bandung, saya hanya menemukan 1, yaitu di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Kaget juga mendapat hasil seperti itu, walaupun sudah lama tahu bahwa anak berkebutuhan khusus belum mendapat tempat khusus di tengah masyarakat kita, dan bahwa masih banyak potensi anak-anak ini yang belum dapat kita maksimalkan. Namun menyadari bahwa masih sedikit perhatian pemerintah, membuat hati saya merasa kehilangan sesuatu. Kiblat saya selama ini memang negara maju, dari sanalah saya mengetahui bahwa anak banyak berkebutuhan khusus dapat berkembang optimal dengan dukungan dari pemerintah sehingga tidak menjadi beban di masa dewasanya. Saya pikir, dengan semakin maraknya pemberitaan di media massa tentang adanya anak berkebutuhan khusus dan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus, membuat pemerintah dan masyarakat lebih peduli terhadap hal ini. Ternyata belum.
Saya ambil positifnya sajalah dari hal ini, semakin tidak ada regulasi dan campur tangan yang jelas dari pemerintah, maka semakin besar kesempatan masyarakat umum untuk melakukan sesuatu terhadap hal ini. Mungkin masing-masing kita bisa melakukan sesuatu terhadap hal ini, minimal tidak menyikapi anak berkebutuhan khusus sebagai anak yang “aneh”, tetapi membantu mereka menemukan “gift” yang telah Tuhan berikan kepada mereka, sehingga dapat hadir dengan lebih optimal di tengah-tengah kita.
sumber : kompasiana (Allia H S)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar